• SMA NEGERI 1 SEMAU SELATAN
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

Pidato Jas Merah HUT RI ke-77 di Kecamatan Semau Selatan

Dalam menyongsong HUT RI ke 77 tahun 2022, Kecamatan Semau Selatan kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur mengadakan serangkaian kegiatan perlombaan. Aktivitas menyongsong HUT RI di bulan Agustus tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, jika di tahun sebelumnya dibatasi karena adanya wabah Covid, pada tahun ini kegiatan lebih bervariasi dan beragam. Yang menarik di tahun ini adalah penyelenggaraan Malam Pentas Seni oleh Pemerintah Kecamatan Semau Selatan. Malam Pentas seni yang diselenggarakan di lokasi Kantor Kecamatan Semau Selatan menampilkan berbagai perlombaan salah satunya adalah lomba Pidato antar siswa tingkat SMA. Dalam lomba Pidato Tingkat SMA, Tim Juri memberikan dua tema yaitu NKRI harga mati dan Jas Merah. Berikut adalah pidato Jas Merah yang dibawakan oleh Siswa SMA Negeri 1 Semau Selatan, atas nama Putri Jesika Lote

 

Asyalamalaikum Wr

Syalom

Salam sejahtera

Om Swasti Astu Namo Buddhaya

Salam Kebajikan

Salam, merdeka!

 

Yang saya hormati bapa ibu dewan juri, yang saya hormati panitia penyelenggara lomba, yang saya banggakan teman-teman peserta lomba. Dan yang saya cintai masyarakat pulau semau.

Syukur Kepada Tuhan yang maha esa bahwa ia telah melindungi dan menuntun bangsa kita hingga kita dengan selamat telah sampai kepada hari yang berbahagia ini.  Dan moga-moga lindungan dan tuntutanannya selalu beserta kita

Dalam kesempatan ini ijinkan saya menyampaikan sepatah dua kata dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang ke 77 dengan tema JAS Merah (jangan sekali kali melupakan sejarah)

Hadirin sekalian,  tercatat bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang lahir karena Sejarahnya.  Terbentuknya Bangsa Kita bermula sejak Kejayaan Majapahit pada abab ke 14. Kekuasaan Majapahit telah mempersatukan gugusan pulau-pulau menjadi satu kesatuan yang kita kenal dengan nama Nusantara.  Hubungan antar wilayah  Nusantara pun dilanjutkan dengan kemunculan aktivitas perdagangan oleh para pedagang muslim.  Aktifitas perdagangan yang terjalin antar pulau satu dengan pulau-pulau  lain menimbulkan terbentuknya jaringan perdagangan Nasional antar pulau di Nusantara. Kegiatan perdagangan tersebut juga  telah memperkenalkan satu alat pemersatu yaitu bahasa Melayu  yang merupakan cikal bakal bahasa Indonesia.  Kejayaan perdagangan di wilayah Indonesia tentu tidak terlepas dari komoditas rempah-rempah yang melimpah. Akan tetapi berlimpahnya rempah-rempah tidak serta merta membawa kejayaan justru karena rempah-rempah lah membuat bangsa-bangsa barat berlomba-lomba untuk menguasai Indonesia. Dengan adanya politik pecah belah ditambah dengan hilangnya rasa persatuan antar bangsa Indonesia  maka Indonesia dibawa  masuk dalam sebuah masa yaitu  penjajahan, sebuah masa dimana rakyat Indonesia hidup dalam penderitaan dan Kesengsaraan,masa dimana bangsa Indonesia diperas kekayaan dan keringatnya. Awal Abab 20 Muncullah kaum terdidik Indonesia yang dengan semangat juangnya berusaha membawa Indonesia keluar dari zaman kekelaman dan menuju ke jaman kemerdekaan. Berlanjut ke masa selanjutnya yaitu masa ketika Indonesia dijajah oleh bangsa yang mengaku sebagai saudara tua  ialah bangsa Jepang yang menjajah Indonesia selama tiga setengah tahun. Setelah Jepang Menyerah, tibalah Indonesia di hari bersejarahnya Pada 17 Agustus tahun 1945, di jalan pegangsaan timur Jakarta Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Setelah melewati masa perjuangan yang penuh darah dan air mata guna mempertahankan kemerdekaan selama masa revolusi nasional, Belanda akhirnya secara formal mengakui kedaulatan Indonesia pada konferensi meja bundar tahun 1949 dan menyerahkan seluruh wilayah bekas jajahannya dalam persetujuan New York tahun 1963

Hadirin sekalian sejarah Indonesia merupakan sebuah bahan pelajaran yang sangat berguna bagi kita dalam usaha untuk  menyongsong masa depan yang cerah. Pelajaran yang bisa kita ambil dari sejarah salah satunya adalah melemahnya persatuan bangsa akan berakibat pada mudahya bangsa kita dipecah belah. Lemahnya persatuan Indonesia dapat Kita temukan dari banyak sumber media berita. Contohnya terjadi pembelahan di kalangan akar rumput karena adanya perbedaan di bidang politik, lalu sampai saat ini pun masih marak terjadi peristiwa tawuran antar sekolah, perkelahian antar kelompok, pengeroyokan,  Aksi terorisme, bentrokan antar suku di Papua, Tindakan kekerasan dari Oknum KKB di Papua serta aksi-aksi provokasi dari pihak-pihak yang menginginkan Indonesia terpecah belah. Mari kita semua berharap agar pembelahan atau perpecahan tersebut tidak berlangsung lama dan segera diselesaikan.

Pelajaran lain yang bisa kita ambil dari sejarah adalah Perjuangan para pahlawan kita dalam merebut Kemerdekaan Indonesia. Perjuangan para pahlawan adalah perjuangan yang didasari atas persatuan semua tokoh bukan perjuangan sebagian atau perjuangan sendiri sendiri, bukanlah perjuangan untuk kepentingannya sendiri tapi perjuangan untuk kepentingan bersama. Hadirin sekalian apakah setelah kita merdeka perjuangan kita akan lebih gampang? tentu tidak.  Perjuangan kita pun akan terus berlanjut dan tentu lebih kompleks.  Kita tahu bersama bahwa bangsa Indonesia sedang berjuang untuk keluar dari banyak persoalan bangsa.

Hadirin sekalian Perjuangan tersebut tidak semata-mata adalah perjuangan untuk pihak pemerintah, tetapi perjuangan untuk kita semua. Oleh karena itu Marilah kita semua berjuang melawan teroris, berjuang melawan korupsi, berjuang melawan sikap mau menang sendiri atau keegoisanSelain itu Adapun kita juga harus bersama sama berjuang melawan kemiskinan, berjuang melawan kebodohan, berjuang melawan ancaman kesehatan serta berjuang melawan gizi buruk dan stunting.

Bapa mama saudara saudari dan teman-teman pelajar di Semau selatan.  sebagai pelajar kita juga harus berperan dalam upaya menghindari perpecahan dengan tidak mengeluarkan ujaran kebencian, tidak memberikan fitnah antar sesama teman, tidak mengeluarkan kata yang tidak senonoh, atau bahkan tidak menyebarkan berita Hoaks. Sebaliknya mari kita berusaha untuk tidak bertengkar, mari kita berusaha untuk menghargai pendapat orang lain, dan Saling hormat satu sama lain. Selain itu kita yang adalah pelajar harus berusaha berjuang melawan kebodohan dengan cara belajar sungguh-sungguh, membiasakan penggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, tidak ikut dalam tawuran, tidak menggunakan Narkoba, tidak merokok, tidak mabuk-mabukan ataupun tidak mengakses hal-hal yang berbau pornografi. Karena dengan cara menghapus Kebodohanlah Niscaya kita bisa terhindar dari Kemiskinan.

Hadirin sekalian sebagai insan Manusia Indonesia Marilah kita jangan sekali-kali melupakan sejarah. Karena dari sejarahlah kita akan termotivasi untuk mengisi kemerdekaan dengan membangun bangsa dan negara serta tidak melupakan dan meninggalkan hakikat dasar perjuangan Bung karno dan kawan-kawan yang sudah diletakan dalam Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI . Hanya dengan tidak melupakan atau meninggalkan Sejarah maka komitmen nasional kita untuk memelihara persatuan dan kesatuan akan tercipta.

Dengan demikian maka Marilah kita simpan semangat Jas Merah dalam dada kita.

Jangan sekali kali meninggalkan sejarah

Salam  Jas Merah!

Demikian pidato saya, mohon maaf apabila ada salah kata atau ucapan yang menyinggung Perasaan hadirin sekalian .

Atas perhatian saya ucapkan terima kasih

Asalahmalaikum Wr

Syalom

Salam sejahtera

Om Swasti Astu

Nam0 Buddhaya

Salam kebajikan

Komentari Tulisan Ini